Month: October 2008

KAU ADALAH……., YANG……….

KAU ADALAH……., YANG……….

Kau adalah belahan jiwa
Yang menggetarkan raga

Kau adalah untaian mutiara
Yang berkilauan sepanjang masa

Kau adalah lembayung senja
Yang membuat mata terpana

Kau adalah bintang bercahaya
Yang menerangi kasih asmara

Kau adalah kumpulan irama
Yang melantunkan nada-nada cinta

Kau adalah kilauan permata
Yang menyinari mimpi dan asa

Kau adalah komposisi warna
Yang melukis pelangi cinta

Kau adalah bidadari jelita
Yang membuat aku jatuh cinta

Kau adalah cahaya pelita
Yang menelan fatamorgana

Kau adalah rangkaian kata
Yang menulis kalimat cinta

Kau adalah pengisi cerita cinta
Yang terindah sepanjang masa

Kau adalah sesosok wanita
Yang mencerminkan sikap sempurna

Kau adalah setangkai Cananga odorata
Yang memusnahkan bakteri penyakit cinta

Kau adalah lukisan semesta
Yang meyimpan sejuta rahasia

Kau adalah langit jingga
Yang mewarnai jiwa raga

Kau adalah embun penyejuk mata
Yang menyegarkan sinar cinta

Kau adalah setangkai bunga jeumpa
Yang takkan habis diuraikan dengan kata-kata

( STAR 15. Physics Lab, 31102008, 09.25 )

BESOK

BESOK

Pagi ini
Secercah asa timbul kembali
Udara pagi menyelimuti hati
Perasaan yang terasa abadi

Sang waktu merayap lambat
Hatiku telah terikat
Aku menanti esok
Mendengar suaramu yang elok

Besok adalah wujud rencana
Telah terangkai dalam bingkai asmara
Tersusun seberapa lama
Untuk membuatmu bahagia
Segalanya hanya untuk dia…

( STAR 14. Class, 31102008, 06.56 )

INIKAH BUMIKU ?

INIKAH BUMIKU ?

Deru debu mendesak dan menderu
Setiap jengkal bumi terlahap debu
Udara kotor giat menyapu
Tercampur dengan perasaan kelu

Alampun tak lagi membisu
Berteriak di setiap penjuru
Inilah balasan bagimu
Yang terus menggangguku

Semuanya terperangkap awan kelabu
Tekhnologi canggih telah jadi debu
Mengotori laut dan langit biru
Bumi dipenuhi bayangan semu

Inikah bumiku
Tempatku berpijak selama hayatku
Inikah bumiku
Tempat merangkai mimpiku
Inikah bumiku
Tempat meneruskan sisa usiaku
Inikah bumiku
Yang rela memberikan semuanya kepadaku

Aku diam terpaku
Semua terasa beku
Mengapa nasib bumiku begitu
Semua orang tak mau tau

Oh….Tuhanku….
Memang semua salahku
Aku memohon ampunan-Mu

( STAR 13. Physics Lab, 28102008, 08.59 )

GELOMBANG HATI

GELOMBANG HATI

Angin laut berhembus keras
Menghempas gelombang ganas
Mempermainkan irama waktu
Mengguncang jiwa yang kaku

Gelombang cinta terus menggulung
Menggetarkan jiwa murung
Tersenyum puas, melihat aliran deras
Tertawa keras, menatap laut lepas

Bayangan itu bermunculan
Di setiap penjuru kehidupan
Melukis warna – warna baru
Di setiap jengkal hatiku

Waktu kembali bergulir cepat
Menyisakan kata tak terucap
Tersimpan begitu rapat
Entah kapan…….. bisa terungkap

( STAR 12. Class, 26102008, 21.51 )

KATA – KATA BELATI

KATA – KATA BELATI

Work,
Force,
Vector,
Newton,
Momentum,
Velocity,
,

Kata-kata yang berlalu-lalang di indra pendengaranku
Udara sesak itu menghantarkan gelombang suara kosong
Suasananya selalu kaku dan beku
Kata-kata yang menusuk cerebrumku

Setelah itu,,
Yang tersisa membekas ;

Muak,
Pusing,
Benci,
Sakit,
I do not Care….

Ingin aku terbang tinggi
Menggapai yang kusukai
Bukan kata-kata belati ini
Tapi
Kata-kata yang pasti
Kata-kata tuk menggapai mimpi

( STAR 11. Physics Lab, 25102008, 08.26 )

DIRIMU KAWAN, AKU

DIRIMU KAWAN, AKU

“ Udara menyapu awan
Menyibak tabir bersama kawan
Berdiri di jembatan penantian
Menunggu kilauan impian “

Perhatikan……
Dirimu kawan, Aku menggapai cita
Dirimu kawan, Aku melukis cinta
Dirimu kawan, Aku merangkai asa

Derapan langkah asa
Dalam mengarungi cita
Melukis warna cinta
Dalam bingkai suka duka

Bersamamu, kawan…

( STAR 10. Class, 25102008, 07.26 )

TERBELENGU

TERBELENGU

Ranting-ranting bergoyang semu
Irama semilir angina pagi mengelusnya
Menyibak suatu tabir cinta
Dari suatu jiwa terbelengu

Muncul praduga perasaan
Kecemasan yang menggelegar
Berbaur dengan jiwa tegar
Semua menjadi tertahan

Awan kelam memayungi langit malam
Menyembunyikan rahasia alam
Cahaya bintang terhalang
Susah menembus hati malang

Semuanya terbelengu
Tanpamu,
Hatiku
Kaku
Kelu
Semu
Beku

Wahai dambaanku
Engkau harus tau
Relung hatiku
Masih menyimpan bayanganmu

( STAR 9. Physics Lab, 24102008, 08.24.04
)

MENATAP BIRU

MENATAP BIRU

Birunya warnamu terpancar ke qalbu
Tak ada yang berani menandingimu
Cahaya itu merasukiku
Tak ada penggantimu

Selalu terlindungi putih itu
Terhampar luas sepanjang waktu
Berbagai curahan tercurah di atas itu
Corehan-corehan putih kadang-
kadang menyelimutimu

Bergerak bebas membentuk sesuatu
Yang selalu membuat diriku
Larut dalam suasana baru
Yang senantiasa dipengaruhi waktu

( STAR 2. Dormitory, 14.16 , 17102008 )