Month: March 2009

SECARIK PUISI

SECARIK PUISI

Secangkir rinduku
Disedu oleh senyummu

Sesisir cintaku
Dirangkai oleh namamu

Setumpuk kasihku
Diikat oleh auramu

Sehelai asaku
Dilapisi oleh semangatmu

Secarik puisiku
Dihiasi oleh rupamu

( STAR 42. Class, 28032009 , 06.50 )

JIKA ADA

JIKA ADA

Jika ada kata cinta
Oleh para pujangga
Tak terangkai dalam nada
Aku akan bersenandung mesra

Jika ada kasih asmara
Oleh para pecinta
Tak terukir dalam dada
Aku akan berkata cinta

( STAR 41. Class, 27032009 , 06.57 )

IRAMA CINTA SEJATI

IRAMA CINTA SEJATI

Berteduh dalam naungan mimpi
Dibayangi cinta sejati
Berdiri dalam galangan hati
Diiringi nada – nada sepi

Arus kepenatan bergejolak tiada henti
Meracuni buih – buih cinta
Cahaya kerinduan bersinar abadi
Menelusuri kasih asmara

Dengarkan wahai pujaan hati
Irama hati merintih lagi
Memendam benci
Menggali cinta sejati

( STAR 40. FBS Class, 26032009 , 17.30 )

SAMBUTAN PAGI

SAMBUTAN PAGI

Kicauan burung penguasa pagi
Menanti tibanya sang mentari
Elusan angin penjemput mimpi
Mengiringi nyanyian pagi

Getaran jiwa sepi
Tersentuh embun pagi
Menelusuri jejak hati
Dalam tumpukan memori

Terus mencari
Tanpa peduli
Melalui jalan berduri
Temukan cinta sejati

( STAR 39. Physics Lab, 23032009 , 08.21 )

MOLEKUL C₁Nt₄

MOLEKUL C₁Nt₄

Susah tuk diobservasi
Rasa itu sudah mengakar kuat
Dari hati menjalar ke jantung
Mengalir melalui arteri-arteri
Membaur dengan eritrosit
Terikat oleh hemoglobin
Bergabung dengan glukosa-gkukosa
Membentuk suatu ikatan energi
Molekul C₁Nt₄
Membuat yang pahit jadi manis
Yang suram jadi terang
Yang mendung jadi pelangi
Semuanya menari-nari
Mengirim impuls ke saraf otak
Untuk membentuk sesuatu
Yaitu
Bayangan wajahmu
Yang bercahaya dan tersenyum
Menatapku dan mengatakan
! l0v3 y0u…….

( STAR 8, Physics Lab. )

WARNA-WARNI CINTA

WARNA-WARNI CINTA

Belaian cintamu menyentuhku
Cahaya cintamu menyinariku
Indah dengan cintamu
Hangat dalam cintamu

Aliran cinta
Selalu mengalir dalam pelukanmu
Pancaran tulus
Selalu terpancar dari hati mulus

Terlukis pelangi cinta
Dari elemen cinta
Mewarnai perasaan ini
Dengan warna-warni cinta

Untukmu
Aku mengorbankan waktu
Untukmu
Aku melukis pelangi rindu
Untukmu
Peri biruku

( STAR 6. CLass )

UNTUK KEKASIH

UNTUK KEKASIH

Dekat bukanlah satu ukuran
Jauh bukanlah satu rintangan
Saat kita berdekatan
Hanya kau jadi tatapan

Saat kita berjauhan
Hanya kau dalam ingatan
Senantiasa kubujuk hatiku
Tuk memahami segala gelisah

Ku berniat dalam hati
Semuanya kan kulalui
Demi dirimu
Kekasihku

( STAR 5. Dormitory )

CAHAYA BIDADARI

CAHAYA BIDADARI

Secercah cahaya asa timbul
Persis bagai bulan tersembul
Cahayanya mampu memantul
Harap yakin doa-doaku terkabul

Melihatmu tersenyum impianku
Mendaki cinta bersamamu khayalanku
Mengarungi kasih denganmu harapanku
Menyibak tabir rindu bersamamu

Oh Tuhan…..
Rasa itu tak tertahan
Mungkin itu fatamorgana kehidupan
Selalu muncul dalam angan
Senantiasa memberi beban
Berdesak-desakan dalam pikiran

Aku terdiam, takkan ada yang kelam
Masih ada secercah cahaya
Cahaya bola matamu
Yang memperlihatkan elemen cintamu

( STAR 4. Dormitory )

LUKISAN KEHIDUPAN

LUKISAN KEHIDUPAN

Pernak-pernik hidup terlukis terang
Ganasnya kehidupan tak terabaikan
Menerjang tempat-tempat penantian
Lelah bergumul dengan Sang waktu

Enggan melirik tusukan jarum detik
Mengiris kekosongan asa
Bagai kehidupan yang sempat terlukiskan

Jangan biarkan dia menguasai bahtera
Merebut tahta pikiranmu
Pedang waktu bisa merenggutmu
Menerbangkan pikiran bak debu
Yang berderu di gurun waktu

Jangan biarkan kamu
Berguguran bak daun jalanan
Tersapu angin waktu

( STAR 3. Dormitory )

TAK TENTU

TAK TENTU

Udara sempat terjaring waktu
Menderu kencang berlalu
Mendesak dengan kelu
Menusuk kekosongan qalbu

Aku terhenyak dalam deru
Memutuskan irama qalbu
Berhenti meratapi kepergianmu

Segala sesuatu
Di sekitarku
Lenyap tak berliku
Tak tentu
Hilang dalam dekapan waktu

Aba-aba waktu terdengar beku
Semua mengerti 
Semua memahami
Semua meyakini
Semuanya
Kecuali aku…….

( STAR 1. Dormitory )