Month: August 2010

Sajak untuk Dara-dara

Sajak untuk Dara-dara

Wahai dara-dara meutuah
Kau telah terjamah
disetubuhi oleh mata-mata,
hati kami lagi-lagi berzina

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu… (Q.S 7/26)”

Wahai dara-dara kota
Kau lupa berpijak di bumi fana
Berkiblat ke tanah Eropa
yang bertelanjang dada

“Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…… (Q.S 24/31)”

Wahai dara-dara sesat
Bakarlah pakaian-pakaian ketat
Basuhlah dosa-dosamu dengan taubat
Sebelum turun murka dan laknat

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai… (Q.S 66/8)”

(STAR 85. Yağmur Evi, 27082010, 06.50)

Pisang Jalanan

Pisang Jalanan

Ini bukan keajaiban, sungguh
Batang pisang telah tumbuh
di tengah-tengah
jalan yang kian lelah
Terinjak-injak kendaraan mewah

Jangan sentuh,
Biarkan batang pisang itu berbuah
kecewa dalam tandan amarah
Lalu hidangkan sesisir sebagai hadiah
untuk yang terhormat lagi meutuah :
Tuan Penguasa Seuramoe Mekah

(STAR 84. Yağmur Evi, 27082010, 05.51)

Sepotong Do’a

Sepotong Do’a

Dalam keremangan malam hamba hanya mencari ampunanMU, mengetuk pintu RahmatMU dengan sepotong do’a. Alhamdulillah, dan semoga saja cahaya “bintang” tak pernah pudar ditelan keelokan “purnama” 😀 (BLUE 5. Yağmur Evi, 27082010, 01.11)

Merekah

Merekah

Cinta itu akan merekah, indah
Cinta itu akan merekah, merah
Cinta itu akan merekah, cerah
dan Cinta itu hanya MEREKAH dalam p-e-r-s-a-h-a-b-a-t-a-n 😀 (STAR 82. Yağmur Evi, 23082010, 06.41)

Still

Still

I wish I could make paper-stars for MY birthday’s gift but my fingers always lead me to your home. Just STILL worrying you 😥 (BLUE 4. Yağmur Evi, 22082010, 00.33)

Sunny

Sunny

Hey, I meet you again. Damn,, you’re still HOT enough!!! 🙁 But, calm down, I won’t blame on you coz today is my birthday 😀 You’re still the one who witnessed my first cry in this cruel world. Don’t say that you’ve also forgotten it, like the others 🙁 (BLUE 3. 20th August 2010, 15.28)

Padam

Padam

Aku bersyukur kepada Pemilikmu hai gemintang karena aku masih dapat memandangmu dalam keadaan “berkepala dua”. Aku tidak mau (tidak pernah) meniup lilin kue ulang tahun, tapi aku mau meniupmu. Mungkinkah kau akan padam seperti hati mereka yang lupa dengan hari kelahiranku? (BLUE 2. Ankara, 20082010, 12.39)

Pohon Persahabatan

Pohon Persahabatan

Kuikuti jejak-jejak usang itu. Yang telah lama tertinggal dalam aliran waktu. Yang belum tertelan oleh mimpi-mimpiku. Kembali aku menyusurinya dengan selaksa rindu.

Jejak-jejak usang itu menuntunku ke dalam taman hatimu. Aku takjub. Ada yang berbeda. Sungguh. Aku melihat beberapa pohon persahabatan yang berdiri kokoh disana, dikelilingi oleh bunga-bunga ketulusan. Dan ada pahatan namaku di salah satu batang pohon. Pohon itu sangat rindang dan teduh, menaungi asa-asa yang dihembuskan dari munajat-munajatku. Pohon itu selalu bersemi di dalam taman hatimu.

Aku mendekat. Aku menemukanmu di sana. Kau sedang tersenyum sambil menatap pepohonan yang telah kau tanam dengan benih-benih pengorbanan. Rupanya kau sangat bahagia. Pepohonan itu sangat berharga bagimu, lebih berharga dari mahkota indahmu, mungkin kau telah merelakan separuh jiwamu tumbuh bersama mereka.

Ternyata jejak-jejak usang itu masih ada sampai detik ini karena selalu diterangi oleh cahaya cintamu. Ya, cinta. Cahaya cinta itu juga terpancar dari pohon persahabatn yang terpahat namaku disana.

“Cinta dalam persahabatan itu ABADI walaupun tak seabadi cinta kita kepadaNYA. Terima kasih Sahabat karena kau telah menumbuhkan pepohonan persahabatanmu dengan cahaya cinta”.

(Seulanga 14. Yağmur Evi, 16082010, 16.19)