Month: March 2011

Sajadah Panjang

Sajadah Panjang

I.
Suara-suara memanggil jiwa
Mengalun dari puncak menara
Menggentarkan alam semesta
Adakah hati mendengar mereka?

II.
Sajadah sudah lama terbentang
Penantian panjang
Tak membuatnya usang
Dahi bersujud di atasnya jarang

III.
Suara-suara menghilang
Tertelan dengkur-dengkuran panjang
Sajadah mengadu kepada Sang Pencipta
Sudah lenyapkah hamba bernama manusia?

(STAR 149. Yağmur Evi, 28032011, 05.55)

Sajadah Panjang

Sajadah Panjang

I.
Suara-suara memanggil jiwa
Mengalun dari puncak menara
Menggentarkan alam semesta
Adakah hati mendengar mereka?

II.
Sajadah sudah lama terbentang
Penantian panjang
Tak membuatnya usang
Dahi bersujud di atasnya jarang

III.
Suara-suara menghilang
Tertelan dengkur-dengkuran panjang
Sajadah mengadu kepada Sang Pencipta
Sudah lenyapkah hamba bernama manusia?

(STAR 149. Yağmur Evi, 28032011, 05.55)

Luruh

Luruh

Beberapa helai asa luruh
Satu persatu berpisah dengan peluh
Membuat jarak rumah kian jauh

Apalah daya mengeluh
Yakinku tak akan runtuh
Kan kupelihara dalam tubuh

Duhai jiwaku tinggal separuh
Bertambah waktu terbunuh
Meratapi sepi dalam Shubuh

(STAR 148. Yağmur Evi, 28032011, 05.28)

Sajak Lapar

Sajak Lapar

Tahanlah, sebentar lagi fajar
menyingsing bersama rezeki dalam sinar
Nampan-nampan akan terisi kembali
Terhidang di seluruh penjuru bumi

Lapar mengokohkan tiang syukur
Melebarkan layar sabar
Maka jadi kuatlah kau berlayar
Mengarungi samudra kehidupan

(STAR 147. METU Library, 26032011, 20.05)

Tak Tik Tak

Tak Tik Tak

Tak tik tak….

Sepi tak beranjak
Hanya mengajak
Merangakai sajak

Tak tik tak….

Ada juga kehendak
Hanya merangkak
Walau telah bengkak

Tak tik tak…..

Harap pinta berdetak
Telanlah jarak
Supaya sepi bergerak

(STAR 146. METU Library, 26032011, 16.34)

Kabar

Kabar

: Cananga odorata

Apa kabarmu
Itu tanyaku
Tanya risau dalam hatiku

Adakah senyum merekah
Di bawah terik matahari berwajah marah
Menakutimu dengan gelisah
Di wajahmu memerah

Apa kabarmu
Itu tanyaku
Tanya gundah dalam jiwaku

Adakah guratan-guratan lelah
Di jejak yang berubah-ubah
Menapaki perbedaan arah
Dalam hatimu resah

Kabarku
Gundah dan risau
Wajahku gelisah
Hatiku resah
Sebelum tanya berjawab “Alhamdulillah”

(STAR 145. METU Library, 26032011, 16.05)

Gerimis Disini Belum Reda

Gerimis Disini Belum Reda

Dalam dekapan gerimis
Hati masih membisik rindu
Berdebar-debar memanggil namamu
Adakah hatimu mendengar, gadis?

Gerimis belum reda
Menyemai bibit-bibit bunga cinta
Di hamparan ladang jiwa
Akankah tunasnya tumbuh, jelita?

Satu dua tetes gerimis
Memenuhi gelas rindu
Tumpah ke dalam kolam harapan
Belum habis ia kuteguk, cinta.

Gerimis disini belum reda
Menulis secarik puisi untuk insan bernama kekasih
Semoga bunga-bunga cinta merekah
Indah dalam naungan kasih abadiNYA

(STAR 144. Yağmur Evi, 26032011, 08.51)

Gerimis Disini Belum Reda

Gerimis Disini Belum Reda

Dalam dekapan gerimis
Hati masih membisik rindu
Berdebar-debar memanggil namamu
Adakah hatimu mendengar, gadis?

Gerimis belum reda
Menyemai bibit-bibit bunga cinta
Di hamparan ladang jiwa
Akankah tunasnya tumbuh, jelita?

Satu dua tetes gerimis
Memenuhi gelas rindu
Tumpah ke dalam kolam harapan
Belum habis ia kuteguk, cinta.

Gerimis disini belum reda
Menulis secarik puisi untuk insan bernama kekasih
Semoga bunga-bunga cinta merekah
Indah dalam naungan kasih abadiNYA

(STAR 144. Yağmur Evi, 26032011, 08.51)