Kerbau Loreng

Kerbau Loreng

Derap langkahnya mengetuk jalan
yang dirundung sepi berkepanjangan
Malam pun mencekam tak berkesudahan

Derap langkahnya adalah suara beruntun
yang membangunkan malam
Gelisah ia tak memejamkan mata
Mengintip peristiwa berdarah dengan purnamanya

Tak ada yang berani menghalau
segerombolan kerbau
yang bermoncong senapan laras panjang
yang berkubang dalam genangan darah manusia

(STAR 417. Bus 133, 26112011, 14.34)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *