Month: January 2012

Perahu Kertas

Perahu Kertas

: my future princess

/1/
kemana harus berlabuh, Dinda
kepungan rindu dari segala penjuru
hampir menenggelamkan perahu di tengah samodra kata
yang diamuk badai cinta.

/2/
hampir saja perahu kertas itu
karam ditelan makna
yang tak sanggup diangkut dalam bahtera manapun,
sungguh berat kerinduan yang menahun itu.

/3/
oh Dinda,
biarkan aku tenggelam saja
di sini; di tengah-tengah samodra kata bahagia

(STAR 460. METU, 11012012, 16.38)

Status Teduh

Status Teduh

/1/
di beranda maya,
kata-kata merias status
serupa wajah-wajah yang mengeluh
hanya menebarkan gaduh

/2/
berilah teduh
dengan kata-kata yang maknanya rindang
supaya jiwa-jiwa galau kembali tenang
tak menerima gaduh

/3/
tanamlah benih-benih kebaikan
yang akan tumbuh subur dalam perbuatan
lalu dipetiknya buah teladan
oleh setiap insan

(STAR 458. Yıldırım Evi, 07012012, 23.24)

Goresan Nama

Goresan Nama

Mengenang namamu di hamparan putih

yang lembut itu

dan tergores kembali rindu

Salju itu mencair

menjadi air

yang diresap tanah

demi menumbuhkan pepehonan

Namamu mengembun

menjadi embun

yang ditampung daun rindu

demi menyejukkan persahabatan

(STAR 457. METU, 06012012, 15.53)

Kabar Angin

Kabar Angin

malam kian renta
namun tak pernah lupa
membuka matanya
bersama langit dan seluruh isinya
bertasbih tiada henti, mengingat-Nya

***

malam masih tak memejamkan mata
menatap pepohonan yang tak meneteskan air mata
masih rela menjadi rumah bagi angin yang membawa kabar duka:
“kami digusur dari hutan oleh tangan-tangan manusia”

***

tak ada suara yang menyapa serumpun ilalang
selain desauan angin yang hanya berlalu lalang,
mencari rumah persinggahan dan membagi kabar duka yang malang

***

malam kian renta
namun tak pernah lupa
membuka matanya
membuka telinganya
ketika para hamba sedang berbicara dengan-Nya:
namun lupa menceritakan kabar angin yang berduka.

(STAR 456. Yıldırım Evi, 05012012, 01.06)

Seandainya Aku Tidak Berlari dari Matahari

Seandainya Aku Tidak Berlari dari Matahari

masa lalu mampu memperdayaku
dengan merayu ingatan untuk berandai-andai
kembali hidup di hari-hari lalu

seandainya sikapku begitu
hasilnya bukan begini

seandainya langkahku tertuju ke arah itu
aku tidak akan tersesat di sini

seandainya
dan seandainya……….

***

suram
pekat
serta mendung di hari-hari lalu
masih menurunkan hujan kesedihan
di hari-hari ini

***

aku tidak melihat matahari hari ini
sebab berlari ke hari-hari lalu
yang langitnya kelabu

***

sebentar lagi
hari ini akan menjelma hari lalu

dan akan selalu mendung
tak akan terlihat lagi matahari di langitku

(STAR 455. Yıldırım Evi, 04012012, 19.32)

Pureh nyang Peuteupat Bareh

Pureh nyang Peuteupat Bareh

: misyik

hana le pureh
nyang peutinyok bareh
ka leumoh jaroe
di ateuh tika teu eh sidroe

sabe teukeunang di hate
saban uroe di balè rumôh Aceh
pureh di jaroe nyan
dipeuteupat bareh

droe neuh gurè kamoe
droe neuh pureh kamoe
nyang peuteupat tiep bareh kesalahan baca,
sabe peuingat cara baca “alef ba ta”

(STAR 452. Yıldırım Evi, 02012012, 02.14)