Sajak Abadi

Sajak Abadi

Ran,

lewat celah kata yang tak mampu memisahkan keterikatan ragam makna, aku ingin mempuisikan kamu seutuhnya.

kau tahu,
aku tak akan memabukkanmu dalam sajak anggur. meskipun sesap manis maknanya mampu mengubah rasa yang dulunya tawar.

aku juga tak akan merayumu dengan sajak rembulan. sebab kau telah lama purnama ketika berbagi cahaya kesetian dalam persahabatan

dengan siapa saja.

aku hanya akan mengabadikanmu dalam sajak-sajakku.

itu saja.

(STAR 601, METU, 27082012, 14.12)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *