Melankoli Diri

Melankoli Diri

angin diam.

*

terlalu rindu memang
jika kuinginkan kamu
menjadi cahaya pertama yang
membangunkan pagi di langit hatiku.

*

langit kusam.

*

aku seperti malam
yang hanya berani
menyuguhkan mimpi-mimpi.

*

kata-kata tersirap.

*

aku seperti seruling yang tertiup dari bibir angin;
bunyi yang begitu melengking dalam keheningan.

kadang-kadang sunyi seperti itu menyayat hati;
dengan mata pisau diam
ia menggores kembali
luka-luka lama yang terpendam.

*

ah, selalu saja ada kata-kata melankoli
dalam puisi yang menafsir diri.

(STAR 692. Yasir Evi, 16022013, 13.21)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *