Surat untuk Sahabat (3)

Surat untuk Sahabat (3)

fragmen ketiga!

 

dan aku pernah terdiam

bersungguh-sungguh bungkam

sebab kau membiarkanku tenggelam

sendirian dalam

laut kerinduan yang kelam.

 

kau hanya menjadi langit pada musim-musim tertentu

sehingga aku sering kehilangan sesuatu

seperti kalimat-kalimat bertanda tanya dalam surat lama yang tak tersentuh matamu.

 

(STAR 738. METU, 20052013, 20.42)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *