Month: May 2013

DaMar 20

DaMar 20

/1/
ingatan kita dibasahi hujan masa kecil yang belum reda sebelum jeda antar kenangan ada.

/2/
kita dengar suara rintik-rintik hujan
berjatuhan seperti bersahutan
dalam suatu percakapan
yang mesti dirahasiakan.

/3/
di genggam tanganmu, perahu kertas
ingin segera dilepas
untuk menyibak riak-riak kecil
yang dipermainkan hujan masa kecil.

/4/
pabila rindu meluap
dan kita banjir
perahu kertas itu akan kembali
ke tepian kenangan.

(STAR 735. Yasir Evi, 07052013, 17.20)

DaMar 19

DaMar 19

kemarin aku ingin bercerita:

/1/
lewat jendela senja
aku melihat cahaya gugur pada lain warna.

/2/
sinar jingga tak tersebar merata
hanya menepi di sudut langit kota.

/3/
tadi siang matahari cerah
menjelang sore cahayanya memerah.

/4/
ketika tenggelam cahaya matahari tak benar-benar jatuh
ia sedang menyentuh yang terjauh.

*

tetapi aku cemburu pada langit kotamu
yang belum senja itu;
yang tabah menurunkan kerinduanku.

*

/5/
kau segera mengirimkan hujan dari langit kata
setelah aku mengabarkan kerinduan pada rintik-rintiknya.

/6/
kuharap hujan itu lekas singgah di larik sajak ini
huruf-huruf sudah banyak yang cekung
bersedia menampung.

(STAR 734. METU, 02052013, 16.52)