Month: June 2017

Seribu Puisi

Seribu Puisi

setelah seribu puisi
masih adakah kata-kata yang berisi
atau yang menyimpan kekosongan diri?

setelah seribu puisi
ada seribu satu puisi
dan angka-angka berikutnya berlanjut
selama rahasia kata-kata penyair masih berdenyut

setelah seribu puisi
semoga mata kita dan mata kata dipertemukan kembali
oleh takdir penyair ini.

(STAR 1000, HOME, 27062017, 00.14)

Malam Lebaran

Malam Lebaran

Kau nyalakan petasan sebagai hiburan
setahun sekali
dalam malam yang ramai dengan letupan perasaan
yang berlibur dari sepi

Kau meminta tanganku untuk menyalakan sebatang kembang api
setelah gagal membakar kenangan pada pesan ucapan lebaran dari mantan hati

Dan hatiku mengerti, tanganku memberi api
Kemudian kau bertepuk tangan
dengan kegembiraan yang kekanak-kanakan
sambil tersenyum menerangi
perasaan yang kusembunyikan
di hati

(STAR 999, HOME, 25062017, 22.35)

Menepis Gerimis Dengan Kenangan (3)

Menepis Gerimis Dengan Kenangan (3)

apakah perbedaan antara kehilangan dan kenangan?
mata Dia membaca guratan peristiwa pada suatu waktu;
gedung-gedung menjulang tinggi
burung-burung terbang pergi
tak pernah singgah di sini
hinggap di jemari pohon hutan yang sedang memohon pada ketinggian kota buatan
agar mengembalikan sarang-sarang pada temannya yang ditebang
supaya ada rumah singgah untuk mereka yang berpetualang menjelajah angkasa
tanpa pernah meminta-minta pada manusia kota.
ditebang, terbanglah!
jangan biarkan kenangan pada sebuah rumah menghilang,
kenangan dibawa pergi dalam ingatan.
kehilangan bisa diganti dalam perjalanan.

apakah persamaan antara Perempuan dan hujan?
Perempuan ingin ada tangan ketiga yang memegang payung di sampingnya
karena kedua tangannya sudah penuh dengan muatan perasaan
Perempuan tak ingin sendirian dan
hujan juga tak ingin sendirian.

(STAR 998, HOME, 19062017, 22.16)

Menepis Gerimis Dengan Kenangan (2)

Menepis Gerimis Dengan Kenangan (2)

Perempuan dan Dia suka hujan meskipun belum pernah berjalan bersama-sama di hari hujan.
mereka juga enggan mengungkapkan perasaan berlebihan pada hujan.
mereka cinta pada hujan dengan masing-masing pemahaman pada waktu tertentu.

cinta tumbuh sebelum dan sesudah hujan, antara mulai dan jeda rinai
hujan yang ramai-ramai menyiram seperdu bunga kenangan
pada kepala dia yang putih warnanya
karena ingatan ingin kembali bersih
ingin menjadi suci
ingin lupa kalau pernah merindukan Perempuan yang rambutnya hitam legam.

pemahaman Perempuan pada cinta lebih sederhana dari pertanyaan: apakah kamu bisa mencintai hujan yang selalu sama?

Dia selalu berkata tentang perasaan
tentang cinta yang katanya adalah persahabatan
antara dua hal asing yang saling kenal.

Dia dan Perempuan akan segera menemukan cinta lain pada hujan. Kapan?

(STAR 997, HOME, 19062017, 18.24)

Kepada Mata yang Menerima Cahaya Pertama dari Matamu

Kepada Mata yang Menerima Cahaya Pertama dari Matamu

:my future princess

Kepada mata siapa
Langit senja berkaca
Dengan warna jingganya?

Mata yang pernah terluka, salah meraba perasaan?
Mata yang telah berduka, gelisah membaca kenyataan?

Mata yang sudah lama menerima cahaya,
Alangkah megahnya penerimaan yang diteruskan dengan pemahaman yang benar pada sekitarnya
bahwa suatu penglihatan pada keindahan semesta tak pernah sia-sia, selalu menjadi pesona ingatan
Selama-lamanya.

(STAR 996, HOME, 19062017, 13.31)

Kepada Kamu

Kepada Kamu

Kepada kamu; ibu dari kata-kataku
yang paham makna melepaskan demi jadinya sebuah puisi yang menerangi mata seseorang yang berbicara dengan bahasa kerinduan,
Aku berterima kasih sekarang ya, aku menerima kasih
dan sayang-nya.

(STAR 995, HOME, 19062017, 02.11)

Menepis Gerimis Dengan Kenangan

Menepis Gerimis Dengan Kenangan

di hari yang hampir hujan Dia berjalan sendirian
melewati banyak kenangan,
ataukah kenangan yang berjalan melewatinya dalam sebuah ingatan yang hujan?

Dia merasa tidak gelisah atau resah karena basah pada badannya, mungkin
Dia sudah pasrah
membiarkan kesedihannya berjalan bersama hujan yang akan reda
bersama kenangan yang akan jeda.

(STAR 994, HOME, 19062017, 01.53)

Senja Tetap Jingga

Senja Tetap Jingga

Pada awal November lima tahun lalu, seseorang bertanya kepadanya, “Star, senja yang jingga itu maksudnya apa?”

Dia menjawab, “senja yang jingga adalah senja yang paling indah secara literatur kata. Tetapi dalam sajak-sajak saya, senja paling jingga adalah suatu perasaan yang melebihi keindahan langit biru, begitu berkesan meskipun hanya sebentar dan kemudian menjadi rasa duka (kelam malam hari), tetapi ia pasti akan muncul lagi selama kita tak memalingkan wajah dari langit sore, selama kita tak membenci malam yang menghapusnya…..”

(CaRing 8. Banda Aceh, 17062017, 15.39)

Tak Perlu Menunggu Kiriman Hujan Musiman Untuk Memadamkan Kegelisahan yang Membakar Perasaan, Kita Bisa Menimba Air dengan Tangan

Tak Perlu Menunggu Kiriman Hujan Musiman Untuk Memadamkan Kegelisahan yang Membakar Perasaan, Kita Bisa Menimba Air dengan Tangan

Jika aku tidak jadi menulis puisi ini
Barangkali
Seorang gadis berhenti menangis, melupakan kehilangan pada garis-garis tangannya
yang melukis rahasia waktu yang barangkali menulis surat takdir untuk seseorang di masa lalu

Jika aku tidak jadi menulis puisi ini
Barangkali
Seorang gadis berhenti melukis
senyuman pada pertemuannya dengan kenangan lama
yang menyapa dengan mata yang bisa berbicara tenang tanpa perlu ragu-ragu memilih kata, memilah cinta

(STAR 993, Banda Aceh, 09062017, 05.45)

Seseorang Yang Berhenti Berpuisi

Seseorang Yang Berhenti Berpuisi

Seseorang yang berhenti berpuisi
terjatuh ke dalam kolam matamu
dan ia menemukan kata-kata yang berenang bebas, yang bernapas tenang
bersama luka dan duka yang kadang-kadang menyesakkan perasaan

(STAR 992, Banda Aceh, 07062017, 17.29)